Market Review February 1
𝐈𝐇𝐒𝐆 𝐅𝐞𝐛𝐫𝐮𝐚𝐫𝐲 𝟏
Morning,
IHSG hari ini (1/2) diperkirakan bergerak menguat terbatas cenderung konsolidasi di kisaran 6.490pt – 6.560pt. Gerak IHSG akan ditopang oleh penguatan USDIDR, penutupan stabil harga komoditas batubara termal, minyak kelapa sawit, dan WTI, serta penutupan stabil Wall Street. Di lain pihak, pemodal waspada mengenai proses perundingan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina.
Saham dengan fundamental baik layak untuk investasi jangka panjang dan untuk 𝘵𝘳𝘢𝘥𝘪𝘯𝘨 pilihan kami adalah AALI, LSIP (sektor 𝘈𝘨𝘳𝘪, saran alokasi 𝘜𝘯𝘥𝘦𝘳𝘸𝘦𝘪𝘨𝘩𝘵 ), UNTR, ITMG, ADRO, PTBA (sektor 𝘔𝘪𝘯𝘪𝘯𝘨 batubara, saran alokasi 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘦𝘵-𝘸𝘦𝘪𝘨𝘩𝘵), GGRM, UNVR, ICBP (sektor 𝘊𝘰𝘯𝘴𝘶𝘮𝘦𝘳, saran alokasi 𝘖𝘷𝘦𝘳𝘸𝘦𝘪𝘨𝘩𝘵 ), ASII (sektor otomotif, saran alokasi 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘦𝘵-𝘸𝘦𝘪𝘨𝘩𝘵 ), dan ACES, SCMA, MAPI (sektor 𝘛𝘳𝘢𝘥𝘦, saran alokasi 𝘖𝘷𝘦𝘳𝘸𝘦𝘪𝘨𝘩𝘵),serta TKIM (sektor 𝘉𝘢𝘴𝘪𝘤 𝘐𝘯𝘥𝘶𝘴𝘵𝘳𝘺, saran alokasi 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘦𝘵-𝘸𝘦𝘪𝘨𝘩𝘵).
Cheers,
𝐈𝐇𝐒𝐆 𝐉𝐚𝐧𝐮𝐚𝐫𝐲 𝟑𝟏_𝐜𝐥𝐨𝐬𝐢𝐧𝐠
Afternoon,
IHSG hari ini (31/1) bergerak menguat dan mencapai level 𝘳𝘦𝘴𝘪𝘴𝘵𝘢𝘯𝘤𝘦 pada 6.544pt (+80 poin) dan ditutup naik sebesar 69 poin atau 1,1% di 6.533pt. Langkah bank sentral Amerika Serikat (AS) the Fed untuk menahan target suku bunga acuan di 2,25 – 2,5% ditanggapi baik oleh pemodal saham domestik dan memicu penguatan IHSG hari ini. Selain itu, nilai tukar USDIDR sempat berada di bawah IDR14.000 di pasar 𝘴𝘱𝘰𝘵 dan ditutup pada kurs tengah JISDOR IDR14.072 vs. sebelumnya IDR14.112. Hari ini terjadi transaksi tutup sendiri atas saham SMCB oleh SMGR senilai IDR12,96tr, sementara transaksi saham di pasar regular mencapai IDR11,1tr atau lebih tinggi nilai rata-rata harian kisaran IDR9tr. Dari domestik, rilis kinerja emiten BBRI untuk tahun buku 2018 dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 11,6% YoY yang sesuai estimasi konsensus turut menopang IHSG.
3 (tiga) sektor dengan kinerja tertinggi adalah sektor 𝘍𝘪𝘯𝘢𝘯𝘤𝘦 (+1,7%), 𝘐𝘯𝘧𝘳𝘢𝘴𝘵𝘳𝘶𝘤𝘵𝘶𝘳𝘦 (+1,7%), dan 𝘔𝘪𝘯𝘪𝘯𝘨 (+1,6%). Saham penopang kinerja sektor termasuk PNBN (+IDR50 atau 3,7%), BMRI (+IDR200 atau 2,8%), BBRI (+IDR100 atau 2,7%), GIAA (+IDR50 atau 12,4%), dan ITMG (+IDR1.050 atau 4,8%).
Sementara itu, indeks Dow Futures saat ini berada pada zona hijau memberi indikasi pembukaan menguat di Wall Street malam ini. Pemodal saham AS akan mencermati rilis data indeks manufaktur Chicago PMI ,dan penjualan rumah baru. Selain itu, pemodal juga menunggu rilis kinerja emiten utama, di antaranya, General Electric, UPS, dan Amazon. Diperkirakan rilis data dan kinerja emiten tersebut akan mempengaruhi gerak dan penutupan indeks utama di pasar saham AS malam ini.
Cheers,