Market Review December 20

Good morning,

IHSG hari ini (20/12) diperkirakan bergerak 𝘮𝘪𝘹𝘦𝘥 cenderung konsolidasi pada kisaran 6.140pt – 6.190pt terutama menanggapi penutupan negatif indeks utama pasar saham Amerika Serikat (AS) pada perdagangan kemarin (19/20). Indeks utama DJIA kemarin ditutup turun sebesar 352 poin atau 1,5% dengan itu menghapus kenaikan yang terjadi pada sesi sebelumnya, demikian juga dengan S&P 500 dan Nasdaq ditutup turun masing-masing sebesar 1,5% dan 2,2%.

Keputusan bank sentral AS untuk tetap meningkatkan suku bunga acuan sebesar 25bp menjadi 2,25%-2,5% telah ditanggapi negatif oleh pemodal saham Wall Street atas konsensus bahwa ekonomi AS diperkirakan tidak mampu menyerap tambahan kenaikan suku bunga tahun ini. Di lain pihak, pada pertemuan media ketua bank sentral AS menyatakan 1) ekonomi AS diperkirakan tumbuh baik tahun 2019 di tengah kemungkinan konsolidasi atau softening 2) rencana kenaikan suku bunga acuan diturunkan dari semula 3x menjadi 2x, 3) bank sentral AS tetap akan mempertahankan independensi di tengah tekanan politik dan bekerja berdasarkan misi yang ditetapkan Kongres.

Di lain pihak, bank sentral Bank Indonesia (BI) dijadwalkan rapat dewan Gubernur yang dimulai kemarin, dan diperkirakan akan menetapkan suku bunga acuan BI7D-RR tidak berubah pada tingkat 6%. BI telah memutuskan untuk menaikkan BI7D-RR pada rapat bulan November sebesar 25bp antisipasi gejolak global termasuk rencana kenaikan the fed rate untuk bulan Desember. IHSG diperkirakan akan menyerap hasil keputusan rapat dewan gubernur BI dengan stabil.

IHSG hari ini diperkirakan akan ditopang oleh gerak USDIDR stabil yang kemarin ditutup dengan kurs tengah JISDOR pada IDR14.523 vs. sebelumnya IDR14.616. Selain itu, balik arah harga WTI pada perdagangan kemarin ditutup naik 2,1% ke USD47,2 juga akan menopang indeks, menurut kami. IHSG hari ini diperkirakan akan ditopang oleh kinerja saham emiten Agri masih menanggapi gerak harga komoditas CPO yang kemarin ditutup naik menjadi MYR2.198/tonne vs. sebelumnya MYR2.155/tonne.

Berikut adalah saham yang merupakan saham dengan fundamental baik yang layak dikoleksi untuk tujuan investasi jangka panjang dan untuk 𝘵𝘳𝘢𝘥𝘪𝘯𝘨. Saham sektor 𝘈𝘨𝘳𝘪 pilihan adalah 𝗔𝗔𝗟𝗜, 𝗟𝗦𝗜𝗣, 𝗦𝗦𝗠𝗦, 𝗦𝗚𝗥𝗢. Sementara untuk saham 𝘔𝘪𝘯𝘪𝘯𝘨 pilihan kami adalah 𝗨𝗡𝗧𝗥, 𝗣𝗧𝗕𝗔, 𝗔𝗗𝗥𝗢, 𝗜𝗧𝗠𝗚. Saham 𝘊𝘰𝘯𝘴𝘶𝘮𝘦𝘳 pilihan kami adalah 𝗨𝗡𝗩𝗥, 𝗚𝗚𝗥𝗠, 𝗜𝗖𝗕𝗣. Saham sektor 𝘛𝘳𝘢𝘥𝘦, 𝗔𝗖𝗘𝗦 , sementara saham sektor 𝘔𝘪𝘴𝘤.-𝘐𝘯𝘥𝘶𝘴𝘵𝘳𝘺 pilihan kami adalah 𝗔𝗦𝗜𝗜.

Cheers,

 

Download

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *