Market Review December_5

Good Morning,

Hari ini (5/12) IHSG diperkirakan bergerak dalam kisaran 6.060pt-6.170pt atau cenderung konsolidasi menanggapi isu global saat ini. Pasar saham Amerika Serikat (AS) kemarin dilanda aksi jual sehingga indeks utama ditutup turun signifikan yaitu sebesar 799 poin atau 3,1% ke 25.027pt (DJIA), 90 poin atau 3,2% (S&P 500), dan 283 poin atau 3,8% (Nasdaq). Penurunan ini terutama dipicu oleh saham sektor finansial dengan emiten saham perbankan papan atas seperti Citigroup, Morgan Stanley, BOA, dan lainnya yang ditutup melemah sebesar kisaran 4,4% – 6,1% pada perdagangan kemarin (4/12), dan sudah turun dalam kisaran 18%-29% dalam periode 1 tahun terakhir. Isu pelemahan pertumbuhan ekonomi AS (lihat: IHSG closing remark_4 December ) diperkirakan telah sangat disokong oleh pandangan salah satu bank investasi AS yang menyatakan imbal hasil obligasi negara AS (Treasury Note) jangka pendek yaitu tenor 3 tahun telah lebih tinggi dibandingkan dengan imbal hasil Treasury Note tenor 5 tahun, sehingga akan membentuk kurva imbal hasi terinversi ( ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฅ ๐˜บ๐˜ช๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ฅ ๐˜ค๐˜ถ๐˜ณ๐˜ท๐˜ฆ), indikator resesi ekonomi. Secara umum, kurva ini menggambarkan bahwa investor cenderung memilih obligasi jangka pendek (3 tahun) karena ketidak-pastian yang tinggi atau potensi resesi akan terjadi pada periode sesudahnya.

Per 3/12 data bank sentral AS memperllihatkan imbal hasil Treasury Note tenor 3 tahun tercatat sebesar 2,84% /tahun, sementara untuk tenor 5 tahun sebesar2,83%/ tahun. Ditelaah lebih dalam, perbedaan imbal hasil ini belum memenuhi kriteria yang dianggap tepat sebagai indikator resesi, karena: 1) rujukan yang lazim dipakai sebagai indikator resesi adalah Treasury Note tenor 2 tahun, yang per 3/12 memberikan imbal hasil sama dengan yang tenor 5 tahun yaitu 2,83%. 2) ๐˜ด๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ข๐˜ฅ yang dianggap signifikan untuk diperhatikan adalah minimum 2bp. Namun demikian, investor saham AS terlihat menanggapi sangat serius paparan mengenai ๐˜ด๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ข๐˜ฅ tersebut sehingga Wall Street ditutup melemah signfikan.

Di lain pihak, harga komoditas WTI ditutup naiktipis ke USD53,3/barel menjelang kemungkinan penetapan penurunan tingkat produksi pada rapat OPEC besok (6/12) di Wina.

Berikut adalah saham yang merupakan saham dengan fundamental baik yang layak dikoleksi untuk tujuan investasi jangka panjang dan untuk ๐˜ต๐˜ณ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ. Saham sektor ๐˜ˆ๐˜จ๐˜ณ๐˜ช pilihan adalah ๐—”๐—”๐—Ÿ๐—œ, ๐—Ÿ๐—ฆ๐—œ๐—ฃ, ๐—ฆ๐—ฆ๐— ๐—ฆ, ๐—ฆ๐—š๐—ฅ๐—ข. Sementara untuk saham ๐˜”๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ pilihan kami adalah ๐—จ๐—ก๐—ง๐—ฅ, ๐—ฃ๐—ง๐—•๐—”, ๐—”๐——๐—ฅ๐—ข, ๐—œ๐—ง๐— ๐—š. Saham ๐˜Š๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ pilihan kami adalah ๐—จ๐—ก๐—ฉ๐—ฅ, ๐—š๐—š๐—ฅ๐— , ๐—œ๐—–๐—•๐—ฃ. Saham sektor ๐˜›๐˜ณ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ฆ, ๐—”๐—–๐—˜๐—ฆ , sementara saham sektor ๐˜”๐˜ช๐˜ด๐˜ค.-๐˜๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ด๐˜ต๐˜ณ๐˜บ pilihan kami adalah ๐—”๐—ฆ๐—œ๐—œ.

Cheers,

IHSG closing remark_4 December

Evening,

Hari ini (4/12) IHSG bergerak di zona hijau pada seluruh waktu perdagangan walaupun level ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฑ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ตย  hampir menyentuh zona merah ย saat awal sesi sore di 6.118,5pt untuk kemudian pulih dan ditutup pada 6.153pt, naik 35poin atau 0,6%. Gerak IHSG hari ini diperkirakan ditopang oleh penutupan positif indeks pasar saham Amerika Serikat (AS) dan harga minyak WTI pada perdagangan sebelumnya (3/12).ย  Selain itu USDIDR yang stabil dan hari ini ditutup pada kurs JISDOR 14.293 memberi kontribusi menopang IHSG, menurut kami. Total perdagangan saham tercatat senilai IDR16,6tr termasuk transaksi negosiasi IDR3,3tr sementara pemodal asing berada dalam posisi beli bersih senilai IDR1,7tr. Saham dengan nilai perdagangan tertinggi termasuk BBCA (+IDR400 atau +1,6%) senilai IDR622,9bn, BBRI (+IDR20 atau+0,54%) senilai IDR499,2bn, TLKM (+IDR80 atau +2,2%) senilai IDR456,4bn,ย  ASII (-IDR75 atau-0,9%) senilai IDR426,6bn, dan PGAS (+IDR120 atau +6,1%) senilai IDR413,2bn.

Sementara itu, pagi ini waktu Amerika Serikat (AS), indeks utama Wall Street berada pada zona merah turun 196 poin atau 0,8% (DJIA), 21 poin atau 0,8% (S&P 500), dan 66 poin atau 0,9% (Nasdaq). Aksi jual ini terutama dipicu oleh isu pelemahan pertumbuhan ekonomi AS yang diperkirakan akan terlihat pada awal 2H19 atau tumbuh di bawah 2% pada 3Q dan 4Q19, menurut skenario beberapa bank investasi utama di AS. Skenario yang dihembuskan media secara intensifย  ini dibantah oleh pemerintahan Trump melalui seketraris perdagangan Ross, atas beberapa argumen. 1) mulai Sabtu (2/12) adminstrasi Trump dan pemerintah Cina, dalam 90 hari ke depan akan melaksanakan negosiasi dan akan menghasilkan ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ข๐˜ญ ๐˜ข๐˜จ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต yang baik. Pembahasan difokuskan terutama atas isuย  struktural yang selama ini dianggap sebagai praktek yang tidak adil oleh presiden Trump yaitu hambatan bagi produk AS di Cina, dan transfer teknologi AS yang dipaksakan oleh Cina. Ross optimis kesepakatan akan tercapai dalam batasan waktu tersebut . 2) ketua bank sentral AS pada pidato terakhir menyatakan bahwa mempertimbangkan kondisi ekonomi terkini AS, ย Federal Reserve menilai suku bunga acuan yaitu ๐˜ง๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ญ ๐˜ง๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ด ๐˜ณ๐˜ข๐˜ต๐˜ฆ saat ini (2,0-2,25%) sudah berada pada level yang dianggap netral , sehingga ย diperkirakan hanya ada 1 kali kenaikan tahun 2019 vs. sebelumnya 3 kali, termasuk kenaikan yang diperkirakan akan ditetapkan pada FOMC Desember 18-19 mendatang.

Cheers,

Download

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *