Market Rerview January 25
𝐈𝐇𝐒𝐆 𝐉𝐚𝐧𝐮𝐚𝐫𝐲 𝟐𝟓
Morning,
IHSG hari ini (25/1) diperkirakan bergerak 𝘮𝘪𝘹𝘦𝘥 cenderung konsolidasi dalam kisaran 6.425pt – 6.490pt terutama atas penutupan 𝘧𝘭𝘢𝘵 Wall Street pada perdagangan kemarin (24/1). Indeks utama pasar saham Amerika Serikat (AS) kemarin ditutup berubah tipis dengan DJIA turun sebesar 22 poin atau 0,09%, S&P 500 naik sebesar 0,1%, dan Nasdaq naik sebesar 0,7% terutama atas keraguan pemodal mengenai perkembangan perundingan dagang antara AS dan Cina yang mendekati akhir batas waktu awal Maret. Keraguan ini dipicu oleh pernyataan sekretaris perdagangan AS yang menyatakan bahwa saat ini hasil kesepakatan masih jauh dari finalisasi.
Sementara itu, harga minyak WTI naik sebesar 1% ke USD53,3/barel pada perdagangan kemarin atas perkembangan politik di Venezuela. Pemimpin partai oposisi Juan Guaido sudah menyatakan presiden 𝘪𝘯𝘵𝘦𝘳𝘪𝘮 dan hal ini memicu potensi sanksi penghentian pasokan dari negara tersebut.
IHSG hari ini diperkirakan akan ditopang oleh gerak stabil mata uang USDIDR, serta harga komoditas minyak kelapa sawit yang kemarin ditutup naik menjadi MYR2.297/ton vs. sebelumnya MYR2.283.
Pemodal untuk saham Indonesia disarankan kembali mencermati untuk akumulasi bertahap 𝘤𝘰𝘶𝘯𝘵𝘦𝘳𝘴 pada posisi 𝘥𝘰𝘸𝘯𝘵𝘳𝘦𝘯𝘥 dan 𝘰𝘷𝘦𝘳𝘴𝘰𝘭𝘥 baik dari persepektif fundamental dan teknikal.
Saham dengan fundamental baik layak untuk investasi jangka panjang dan untuk 𝘵𝘳𝘢𝘥𝘪𝘯𝘨 pilihan kami adalah AALI, LSIP (sektor 𝘈𝘨𝘳𝘪, saran alokasi 𝘜𝘯𝘥𝘦𝘳𝘸𝘦𝘪𝘨𝘩𝘵 ), UNTR, ITMG, ADRO, PTBA (sektor 𝘔𝘪𝘯𝘪𝘯𝘨 batubara, saran alokasi 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘦𝘵-𝘸𝘦𝘪𝘨𝘩𝘵), GGRM, UNVR, ICBP (sektor 𝘊𝘰𝘯𝘴𝘶𝘮𝘦𝘳, saran alokasi 𝘖𝘷𝘦𝘳𝘸𝘦𝘪𝘨𝘩𝘵 ), ASII (sektor otomotif, saran alokasi 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘦𝘵-𝘸𝘦𝘪𝘨𝘩𝘵 ), dan ACES, SCMA, MAPI (sektor 𝘛𝘳𝘢𝘥𝘦, saran alokasi 𝘖𝘷𝘦𝘳𝘸𝘦𝘪𝘨𝘩𝘵),serta TKIM (sektor 𝘉𝘢𝘴𝘪𝘤 𝘐𝘯𝘥𝘶𝘴𝘵𝘳𝘺, saran alokasi 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘦𝘵-𝘸𝘦𝘪𝘨𝘩𝘵).
Have a nice weekend,
𝐈𝐇𝐒𝐆 𝐉𝐚𝐧𝐮𝐚𝐫𝐲 𝟐𝟒_𝐜𝐥𝐨𝐬𝐢𝐧𝐠
Evening,
IHSG hari ini (24/1) hari ini ditutup naik sebesar 16 poin atau 0,2% ke 6.467pt setelah sempat menyentuh level 𝘳𝘦𝘴𝘪𝘴𝘵𝘢𝘯𝘤𝘦 di 6.479pt atau +28 poin. Gerak IHSG hari ini ditopang oleh penutupan stabil mata uang USDIDR di kurs tengah JISDOR IDR14.141 vs. sebelumnya IDR14.188. Total perdagangan saham tercatat senilai IDR11,9tr sementara pemodal asing berada pada posisi beli bersih sebesar IDR159miliar.
3 (tiga) sektor dengan kinerja tertinggi adalah sektor Otomotif, sektor Industri Dasar, dan sektor Konsumer. Saham penopang sektor termasuk ASII (+IDR250 atau +3,1%), MASA (+IDR5 atau +0,8%), IMAS (+IDR20 atau +0,6%), JPFA (+IDR80 atau +3,4%), dan KAEF (+IDR130 atau +5,1%).
Indeks DJIA saat ini berada pada lajur hijau setelah sempat turun di kisaran 100 poin atas komentar sekretaris perdagangan Amerika Serikat (AS) yang menyatakan perundingan dagang antara AS dan Cina masih jauh dari finalisasi. Sementara itu, harga komoditas WTI saat ini diperdagangkan di zona hijau, naik sebesar 0,4% di USD52,8/barel.
Cheers,