Market Review December 7
Good Morning,
IHSG hari ini (7/12) diperkirakan bergerak 𝘮𝘪𝘹𝘦𝘥 cenderung menguat terbatas dalam kisaran 6.080pt-6.150pt terutama ditopang oleh 𝘵𝘦𝘤𝘩𝘯𝘪𝘤𝘢𝘭 𝘳𝘦𝘣𝘰𝘶𝘯𝘥 saham emiten kapitalisasi besar. Selain itu penutupan indeks utama pada pasar saham Amerika Serikat (AS) kemarin (6/12) diperkirakan akan menopang pasar, dimana DJIA balik arah setelah sempat turun sebesar 780 poin atau -3% untuk ditutup pada 24.948pt, turun 79poin atau 0,32%. Balik arah DJIA terutama dipicu oleh judul berita di harian Wall Street Journal yang mengatakan bahwa bank sentral AS tidak pasti mengenai arah kebijakan moneter pada tahun depan. Pernyataan ini mengimplikasikan keraguan atas pendirian sebelumnya untuk menjajaki kebijakan moneter ketat tahun 2019 mengingat data ekonomi AS yang sampai saat ini baik dan di atas estimasi konsensus. Gerak USDIDR diperkirakan stabil pada kisaran kurs tengah JISDOR IDR14.500-an dan akan menopang IHSG, menurut kami.
Rapat OPEC kemarin (6/12) di Wina belum memutuskan mengenai pengurangan produksi untuk tahun 2019 karena masih menunggu masukan dari produsen utama non OPEC yaitu Rusia hari ini. Sehingga, rapat yang sangat ditunggu tersebut belum menghasilkan ketetapan apapun dan diakhiri tanpa temu media. Pada perdagangan kemarin, harga minyak WTI turun sebesar 2,7% ke USD51,9/barel.
Berikut adalah saham yang merupakan saham dengan fundamental baik yang layak dikoleksi untuk tujuan investasi jangka panjang dan untuk 𝘵𝘳𝘢𝘥𝘪𝘯𝘨. Saham sektor 𝘈𝘨𝘳𝘪 pilihan adalah 𝗔𝗔𝗟𝗜, 𝗟𝗦𝗜𝗣, 𝗦𝗦𝗠𝗦, 𝗦𝗚𝗥𝗢. Sementara untuk saham 𝘔𝘪𝘯𝘪𝘯𝘨 pilihan kami adalah 𝗨𝗡𝗧𝗥, 𝗣𝗧𝗕𝗔, 𝗔𝗗𝗥𝗢, 𝗜𝗧𝗠𝗚. Saham 𝘊𝘰𝘯𝘴𝘶𝘮𝘦𝘳 pilihan kami adalah 𝗨𝗡𝗩𝗥, 𝗚𝗚𝗥𝗠, 𝗜𝗖𝗕𝗣. Saham sektor 𝘛𝘳𝘢𝘥𝘦, 𝗔𝗖𝗘𝗦 , sementara saham sektor 𝘔𝘪𝘴𝘤.-𝘐𝘯𝘥𝘶𝘴𝘵𝘳𝘺 pilihan kami adalah 𝗔𝗦𝗜𝗜.
Cheers,